TERKINI.ASIA - Pagi yang awalnya hanya diniatkan sebagai waktu menyapa udara segar, tiba-tiba berubah menjadi kisah gotong royong penuh kehangatan di pematang sawah Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading.
Seorang anggota Satgas TMMD 126 Lebakharjo tengah berjalan santai menelusuri pemukiman desa. Embun masih betah menempel di ujung dedaunan, sementara sinar mentari perlahan mengurai kabut tipis, Selasa (28/10/2025).
Anggota Satgas TMMD 126 Lebakharjo, Serda Israil mengaku bangga bisa bersama-sama petwni memanen padi. "Ini bukan inisiatif tetapi panggilan hatiku sesama manusia saling tolong menolong. Dan ini wujud kepedulian kami TNI dalam menyukseskan ketahanan pangan di wilayah," kata Serda Israil.
Di tengah kehijauan yang bergoyang tertiup angin, pandangannya tertuju pada sekelompok petani yang telah sibuk memanen padi sejak fajar menyingsing.
Tanpa banyak bicara, sang prajurit bergerak mengikuti panggilan hati. Celurit ia genggam, langkahnya mantap memasuki pematang sawah. Tawa kecil terdengar ketika ia mulai membantu, menyatu bersama gesekan sabit dan irama padi yang tercabut dari batangnya.
Para petani menyambut kehadirannya dengan senyum lebar, seolah tenaga baru hadir untuk menambah semangat pagi itu.
Bukan sekadar membantu pekerjaan, anggota Satgas TMMD hadir sebagai bagian dari rakyat yang saling menguatkan. Setiap ikatan padi yang selesai dirumpunkan menjadi simbol eratnya persatuan TNI dan masyarakat.
Dari sawah Lebakharjo, kisah sederhana ini mengingatkan bahwa kekuatan negeri ini lahir dari persatuan. Setegap prajurit dan setangguh petani, berjalan beriringan menjaga pangan dan keamanan bangsa. (Redaksi)
Tag Terpopuler
Pagi yang Mengikat Kebersamaan di Sawah Lebakharjo
ITH
Selasa, 28 Oktober 2025 | Oktober 28, 2025 WIB |
0 Views
Last Updated
2025-10-28T02:05:43Z