Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

TMMD Kodim 0701/Banyumas Perkuat Semangat Bela Negara Warga Sawangan Wetan

Selasa, 24 Februari 2026 | Februari 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-24T08:24:02Z

 

Banyumas – Satgas TMMD Sengkuyung Tahap I dari Kodim 0701/Banyumas tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi mental dan wawasan kebangsaan masyarakat melalui penyuluhan Bela Negara di Balai Desa Sawangan Wetan, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan non fisik ini menjadi bagian penting dalam program TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026. Di tengah arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta berbagai tantangan sosial, pemahaman tentang bela negara dinilai semakin relevan untuk memperkuat ketahanan masyarakat dari tingkat desa.

Danramil 03/Patikraja Kapten Inf Nur Kholis, S. Sos., yang hadir sebagai narasumber menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata angkat senjata atau tugas aparat keamanan, melainkan sikap hidup sehari-hari yang dilandasi cinta tanah air, kesadaran berbangsa, serta komitmen terhadap Pancasila dan UUD 1945.

“Bela negara adalah bagaimana kita menjaga persatuan, menjunjung nilai gotong royong, taat hukum, serta berkontribusi positif sesuai peran masing-masing,” ujarnya.

Dalam konteks masyarakat Sawangan Wetan, bela negara diwujudkan melalui hal-hal sederhana namun berdampak besar, seperti menjaga kerukunan antarwarga, aktif dalam kegiatan sosial, mendukung pembangunan desa, serta menangkal informasi hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

Penyuluhan ini juga membuka ruang dialog antara aparat TNI dan masyarakat, sehingga terbangun komunikasi dua arah yang memperkuat rasa kebersamaan. Kesadaran kolektif inilah yang menjadi modal sosial penting dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun keamanan lingkungan.

Dengan pendekatan tersebut, TMMD hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran dan karakter masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga menjadi fondasi penting dalam menciptakan desa yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

Di akhir kegiatan, Danramil berharap nilai-nilai yang disampaikan tidak berhenti di ruang penyuluhan, melainkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk nyata kontribusi warga dalam menjaga keutuhan dan kekuatan bangsa dari tingkat desa. (Redaksi/Str)


×
Berita Terbaru Update