Purwokerto – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Aula Makorem 071/Wijayakusuma saat Kumdam IV/Diponegoro menggelar penyuluhan hukum, Senin (13/04/2026). Kegiatan ini tak sekadar penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemateri dan peserta.
Para perwira, prajurit, hingga PNS tampak aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengajukan pertanyaan seputar persoalan hukum yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi yang cair membuat suasana terasa lebih hidup dan mudah dipahami.
Mayor Chk Yunianto, S.H., M.H., memaparkan bahwa pemahaman hukum bukan hanya kewajiban formal, tetapi kebutuhan penting dalam menjaga arah hidup dan karier prajurit.
“Pendekatan kami bukan untuk menakut-nakuti, tapi menyadarkan. Prajurit itu juga manusia, punya keluarga dan masa depan. Maka penting memahami hukum agar tidak salah langkah,” kata Mayor CHK Yunianto.
Ia menambahkan, pelanggaran kerap terjadi karena emosi sesaat dan kurangnya pengendalian diri. Menurutnya, prajurit diharapkan semakin disiplin, profesional, dan berintegritas.
"Prajurit harus mampu menjaga kehormatan diri dan institusi di tengah masyarakat," ujarnya.
Kegiatan dari Kumdam IV/Diponegoro yang diisi Mayor Chk Yunianto, S.H., M.H., didampingi Letda Chk Agus Rahman, S.H diikuti penuh antusias oleh seluruh peserta internal Korem 071/Wijayakusuma.
Kegiatan bertemakan Pahamilah hukum, kendalikan perilaku guna menghindari penyesalan serta menjaga kehormatan pribadi dan TNI AD tersebut diharapkan seluruh prajurit maupun PNS di Korem 071/Wijayakusuma dapat mengaplikasikannya di lapangan. (Redaksi/ITH)