Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Danrem Bhaskara Jaya: ASN Tak Cukup Melek Digital, Karakter Jadi Kunci

Senin, 07 September 2026 | September 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-07T03:24:00Z
Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir persentasi terkait refleksi diri di era digital. 

Surabaya – Teknologi membuat pelayanan publik semakin cepat. Namun, di balik aplikasi, data, dan sistem digital, tetap ada manusia yang menentukan apakah pelayanan itu benar-benar memberi manfaat.

Pesan tersebut disampaikan Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, saat menjadi narasumber seminar ASN Pemerintah Kota Surabaya di Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto, Surabaya, Sabtu (5/9/2026).

Seminar bertema “Refleksi Diri ASN Pemkot Surabaya untuk Membangun Karakter yang Adaptif, Inovatif dan Berdaya Saing di Era Digital” itu mengajak para aparatur tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga membangun karakter dan integritas.

“Teknologi boleh berkembang sedemikian cepat, tetapi karakter manusia tidak boleh tertinggal. ASN harus mampu beradaptasi, berinovasi dan tetap memegang teguh integritas dalam setiap pengabdian,” kata Kohir, Sabtu (05/09/2026). 

Menurut dia, ASN yang berdaya saing bukan sekadar mereka yang menguasai teknologi. Kemampuan digital harus berjalan bersama etika, tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat.

Kohir juga mendorong ASN menjadikan refleksi diri sebagai bagian dari pekerjaan. Berani melihat kekurangan, menerima kritik, belajar dari kesalahan, dan terus memperbaiki diri merupakan modal menghadapi perubahan.

Pesan itu penting bagi ASN Surabaya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Setiap pelayanan dan sikap aparatur menjadi bagian dari wajah pemerintah di mata warga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Surabaya Ir. Lilik Arijanto, S.T., M.T., para Asisten, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah. Kohir didampingi Kasiter Kasrem 084/BJ Letkol Inf Andi Tirtawansyah.

Seminar itu menjadi pengingat bahwa teknologi memang dapat mempercepat pelayanan. Namun, karakter, integritas dan kepedulianlah yang membuat pelayanan publik benar-benar bermakna. (Redaksi/ITH) 
×
Berita Terbaru Update