Banyumas – sinergi dalam membangun infrastruktur perdesaan di Kabupaten Banyumas memasuki babak baru. Melalui prosesi Groundbreaking yang dilaksanakan di empat titik strategis, Komando Distrik Militer (Kodim) 0701/Banyumas secara resmi memulai pengerjaan fisik Jembatan Gantung Garuda Tahap III dan IV, Selasa (31/03/2026).
Tahapan awal pembangunan ini merupakan bagian dari agenda besar yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Jawa Tengah. Dipimpin langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., melalui sambungan daring yang terpusat di Kabupaten Boyolali, program strategis pemerintah pusat ini dijalankan oleh TNI sebagai bentuk kehadiran negara di tengah-tengah kesulitan masyarakat.
Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir menyatakan bahwa pengerjaan Jembatan Garuda di wilayahnya difokuskan pada empat lokasi yang menjadi prioritas utama untuk memudahkan akses warga, di mana pembangunan kini mulai berjalan secara serentak di Desa Darmakradenan (Kecamatan Ajibarang), Desa Kalibagor (Kecamatan Kalibagor), Desa Windunegara (Kecamatan Wangon), dan Desa Cingebul (Kecamatan Lumbir).
Pembangunan Jembatan Garuda ini hadir sebagai urat nadi kehidupan yang merangkum berbagai harapan besar bagi masa depan warga. Kehadirannya tidak hanya memberikan rasa aman bagi anak-anak sekolah yang selama ini harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi para petani dalam mendistribusikan hasil bumi dengan lebih cepat dan efisien.
Lebih dari sekadar struktur baja, jembatan ini pun menjadi pengikat sosial yang mempererat silaturahmi antarwilayah, meruntuhkan sekat geografis yang selama ini membatasi interaksi dan kemajuan masyarakat.
TNI berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung penuh jalannya pembangunan ini hingga tuntas. Jembatan Garuda Tahap III dan IV merupakan simbol gotong royong dan manifestasi nyata komitmen Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan hingga ke pelosok daerah.
Dengan dimulainya langkah fisik melalui groundbreaking ini, optimisme baru pun menyeruak. Diharapkan setelah pembangunan selesai, jembatan ini dapat dijaga dan dirawat bersama oleh warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang, memastikan tidak ada lagi wilayah di Banyumas yang tertinggal dalam derap langkah kemajuan bangsa. (Pendim 0701/Bms)



