LUMAJANG - Di balik ramainya arus mudik yang mulai menggeliat, ada kerja sunyi yang tak banyak terlihat. Di jalur-jalur rawan seperti Piket Nol hingga aliran sungai berhulu Semeru, personel TNI sudah lebih dulu berdiri dalam status siaga.
Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P menegaskan seluruh personel kini berada dalam skema quick reaction force (kekuatan reaksi cepat), siap bergerak kapan pun situasi berubah.
“Kami menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Seluruh personel sudah disiagakan untuk merespons cepat setiap potensi bencana, baik evakuasi warga, pengamanan jalur mudik, maupun bantuan logistik darurat,” tegas Dandim ke media ini, Rabu (18/03/2026).
Kesiapan itu bukan tanpa alasan. Data dan pemetaan dari BPBD menjadi dasar pergerakan di lapangan. Menurut Dandim, titik-titik krusial telah ditandai, termasuk jalur padat pemudik yang berpotensi lumpuh dalam hitungan menit jika bencana datang.
"Di lokasi-lokasi ini, TNI tak hanya hadir sebagai pengaman, tetapi juga sebagai garda awal evakuasi, membawa warga keluar dari ancaman yang sering kali datang tiba-tiba," ujar Dandim.
Dkatakan Dandim, yang jarang disadari publik, skenario terburuk sudah disiapkan secara rinci. Dalam kondisi ekstrem, jalur bisa ditutup seketika. Arus kendaraan dialihkan, meski berisiko menimbulkan kemacetan panjang. Namun bagi TNI, pilihan itu jelas: keselamatan manusia berada di atas kelancaran perjalanan.
“Jika situasi mengancam, kami tidak ragu menutup jalur sementara dan mengalihkan arus. Ini langkah krusial untuk mencegah korban, terutama saat terjadi lahar mendadak atau longsor yang menutup badan jalan,” lanjutnya.
Pengalaman dari bencana sebelumnya, lanjut Dandim, menjadi pelajaran penting bahwa kecepatan respons sering kali menentukan selamat atau tidaknya akses, bahkan nyawa.
“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci. Kami tidak bekerja sendiri, melainkan terintegrasi dengan BPBD, BMKG, Polri, dan relawan dalam satu komando lapangan,” kata Dandim.
Di tengah hiruk pikuk mudik, upaya ini mungkin tak selalu terlihat. Namun di setiap perjalanan yang selamat sampai tujuan, ada kerja kolektif yang berjalan dalam senyap, mengawal, mengantisipasi, dan memastikan bahwa setiap pemudik pulang bukan hanya dengan rindu, tetapi juga dengan selamat. (Redaksi/ITH)
Tag Terpopuler
TNI Siaga di Jalur Rawan Mudik
ITH
Rabu, 18 Maret 2026 | Maret 18, 2026 WIB |
0 Views
Last Updated
2026-03-18T12:12:24Z
Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P (Foto: Arsip Kodim Lumajang)