Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dari Pusara Pahlawan, Pengabdian Diteguhkan

Senin, 07 September 2026 | September 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-07T07:02:15Z
SURABAYA — Hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan 10 November di Jalan Mayjen Sungkono, Dukuh Pakis, Surabaya, terlihat diantara pusara para pejuang, sejumlah prajurit berdiri dalam sikap sempurna. Mereka datang mengingat kembali, harga yang pernah dibayar untuk kemerdekaan Republik Indonesia. 

Diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, peletakan karangan bunga, dan doa bersama. Tak banyak suara terdengar selain rangkaian penghormatan. Suasana itu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dan kedaulatan tidak lahir tanpa pengorbanan.

Bagi Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, ziarah ini selain peringatan hari ulang tahun, juga ada pesan yang  dibawa pulang setiap prajurit, dimana perjuangan para pendahulu harus diteruskan melalui pengabdian pada masa kini.

“Ziarah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa apa yang kita nikmati hari ini tidak hadir begitu saja. Ada pengorbanan para pahlawan yang harus kita hormati dan kita lanjutkan melalui pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” kata Kohir.

Ia mengatakan nilai perjuangan tidak cukup disimpan dalam buku sejarah atau diperingati setiap tahun. Keberanian, disiplin, loyalitas, dan kerelaan berkorban, kata dia, harus terlihat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Tantangan yang dihadapi bangsa, menurut Kohir, juga semakin kompleks. Karena itu, soliditas TNI dan sinergi dengan seluruh komponen bangsa menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“TNI harus senantiasa hadir sebagai bagian dari solusi, dekat dengan rakyat dan mampu menjawab kebutuhan bangsa sesuai tuntutan zaman,” ujarnya.

Kohir berharap momentum HUT ke-81 TNI AL tak berhenti pada upacara dan penghormatan kepada para pendahulu. Semangat itu, kata dia, harus menjelma menjadi kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kita harus mewarisi semangat perjuangan para pahlawan dengan cara kita sendiri, yaitu melaksanakan tugas dengan tulus, profesional dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai pengorbanan mereka berhenti sebagai cerita sejarah, tetapi harus menjadi energi bagi kita untuk terus berbuat yang terbaik,” kata Kohir.

Dari Taman Makam Pahlawan 10 November, pesan itu kembali menemukan maknanya dengan mengenang bukan sekedar menoleh ke masa lalu. Ia menjadi cara untuk memastikan perjuangan yang telah dimulai para pahlawan tetap memiliki kelanjutan melalui pengabdian dan karya nyata bagi negeri.

Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir beserta rombongan memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut yang dipimpin Komandan Kodiklatal Letnan Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, bersama jajaran TNI dan unsur terkait. (Redaksi/ITH) 
×
Berita Terbaru Update