Banyumas – Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Edward Samosir, melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi rencana groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Kabupaten Banyumas, Senin (30/03/2026).
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh persiapan teknis maupun lapangan telah matang sebelum prosesi peresmian dimulainya pembangunan yang dijadwalkan berlangsung esok hari.
Pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Banyumas sendiri akan dilakukan secara serentak di empat lokasi strategis, yakni di Desa Kalibagor Kec. Kalibagor, Desa Darmakradenan Kec. Ajibarang, Desa Windunegara Kec. Wangon dan Desa Cingebul Kec. Lumbir.
Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Edward Samosir, menyampaikan bahwa pengecekan ini sangat penting agar pelaksanaan seremoni groundbreaking berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Kami hadir untuk mengecek langsung kesiapan di lapangan. Ini adalah upaya vital, sehingga koordinasi antar instansi dan kesiapan lokasi harus dipastikan 100 persen sebelum kita memulai peletakan batu pertama esok hari,” ujar Dandim di sela-sela peninjauannya.
Lebih lanjut, Letkol Inf Edward Samosir menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata. Jembatan ini merupakan simbol awal dari perubahan besar bagi mobilitas masyarakat di pelosok Banyumas.
Selama ini, beberapa wilayah di titik pembangunan tersebut masih merasakan keterbatasan akses atau isolasi geografis. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi nyata pemutus isolasi yang selama ini dirasakan warga setempat.
“Ini adalah awal dari sebuah ikhtiar besar. Kami berharap pembangunan strategis jembatan ini nantinya membawa keberkahan dan kemanfaatan yang luas. Dengan terhubungnya wilayah-wilayah ini, akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga akan semakin mudah dan cepat,” pungkasnya. (Redaksi/Str)

.jpeg)